Wednesday, December 2, 2015

Batuan Cincin Kondyor Massif, Rusia

  
Kondyor Massif menawarkan sebuah sensasi berpetualang menarik dengan sebuah batuan berbentuk cincin sebesar 7.5 kilometer. Wow!


Kondyor Massif Terlihat dari Satelit

Kondyor Massif merupakan sebuah batuan berbentuk cincin yang terletak di distrik Ayano-Maysky sebelah timur Rusia. Walaupun jika terlihat dari satelit batuan tersebut mirip seperti sebuah gunung berapi, namun istilah ilimiah untuk jenis batuan tersebut adalah ‘Intrusi’. Intrusi adalah sebuah batuan beku yang mengkristal dari sebuah magma yang meleleh di bawah permukaan Bumi. Magma yang membeku sebelum mencapai permmukaan tanah disebut juga sebagai Pluton, yang diambil dari nama dewa Romawi, Pluto, yang seorang dewa penguasa bawah tanah.

Kondyor Massif
Kondyor Massif memiliki diameter sebesar 7.5 kilometer dan menempati sebagian besar area pegunungan sepanjang garis pantai dari Laut Okhostk, lengan dari Samudra Pasifik. Situs tersebut merupakan salah satu sumber platinum dan merupakan tambang platinum terbesar di Rusia. Pada tahun 2008, Kondyor Massif mampu mneghasilkan 4 ton platinum yang merupakan sebuah jumlah yang sangat besar bagi logam mulia langka. Emas juga ditemukan dibeberapa titik di Kondyor Massif dan tak jarang pula ditemukan beberapa kristal murni yang bernila hingga ratusan juta.


Kondyor Massif
Menariknya, Kondyor Massif bahkan menghasilkan sebuah jenis minarl tersendiri yang diberi nama Konderite, sebuah mineral yang merupakan kombinasi dari tembaga, platinum, rodium, timah dan belerang. Sebuah situs pariwisata alam yang gak kamu lewatkan kalau ke Rusia J


Happy Traveling!

Saturday, November 14, 2015

Baikonur Cosmodrome, Kazakhtan


Hanggar pesawat ulang-alik pertama, Bainokur Cosmodrome, dan tertua di dunia berada di Kazakhtan.




Baikonur Cosmodrome merupakan hanggar pesawat ulang-alik yang pertama dan tertua di dunia terletak di padang rumput luas di Kazakhtan. Cosmodrome tersebut dibangun pada tahun 19950 sebagai tempat percobaan rudal rahasia dan laboratorium luar angkasa Uni Soviet. Hanggar ini diberi nama sesuai dengan nama suatu pertambangan terbesar di daerah tersebut yaitu Baikonur yang berjarak sekitar 300 kilometer dari hanggar tersebut (para petinggi Uni Soviet pada waktu tersebut mencoba menyamarkan lokasi tempat hanggar ini berada).


Meskipun mencoba menyamarkan hanggar tersebut, Amerika tetap mampu mencari tahu lokasi hanggar tersebut menggunakan pesawat mata-mata U-2. Pada tahun 1957 terlihat sebuah pesawat jet dengan kecepatan tinggi melintas disekitar kompleks Cosmodrome berada, disaat yang sama ketika Soviet menguji rudal balistik antarbenua dan beberapa bulan sebelum Sputnik-1 diluncurkan.


Baikonur Cosmodrome merupakan salah satu hanggar pesawat ulang-alik yang memiliki sederetan prestasi dan aktif dibidang luar angkasa. Namun sekarang Cosmodrome dibuka untuk umum bagi para turis yang ingin mengetahui sejarah teknologi luar angkasa peninggalan Uni Soviet. Bagi kalian yang ingin jadi astronot, kayaknya asik tuh jalan-jalan ke sana J



Happy Traveling!

Tuesday, November 10, 2015

Hutan di Dalam Danau Kaindy, Kazakhtan


Danau Kaindy memiliki sebuah pemandangan unik dengan pepohonan di tengah danau serta akar pohon di bawah air danau.




Danau Kaindy

Danau Kaindy merupakan sebuah danau indah dengan air berwarna biru tosca  yang terletak di pegunungan Tian Shan, Kazakhtan. Gempa bumi tahun 1911 yang menyebabkan tanah longsor besar dan menciptakan bendungan alami. Air hujan secara alami memenuhi bendungan tersebut hingga menciptakan danau berwarna tosca.

Pohon Cemara di Danau Kaindy
Danau Kaindy terkenal dengan pohon cemara yang bertebaran di tengah danau serta akar pepohonan yang tertanam di bawah air. Temperatur air yang dingin sekitar 6 derajat celcius membuat akar pohon cemara terawat dengan baik. Batang-batang pohon cemara dan warna air danau menciptakan pemandangan yang sangat indah. Air jernih danau tersebut membuat para pengunjung mampu melihat akar pepohonan yang berada di bawah air.

Akar Pohon di Bawah Air
Sayangnya, danau Kaindy tidak sepopuler dua danau tetangganya yaitu Danau Bolshoe Almatinskoe dan Danau Kolsay, kedua danau tersebut terbilang dekat dari danau Kaindy namunu lebih gampang dicapai dari kota Almaty. Dengan populasi kota Almaty lebih dari satu juta jiwa, danau Kaindy merupakan salah satu yang terasa sunyi dan damai.



Happy Traveling!

Saturday, October 31, 2015

Keindahan Tambang Garam Khewra


Keindahan tambang garam Khewra, Pakistan, tidak mampu diucapkan dengan kata-kata. Perpaduan alam dan arsitek moderen mampu membuat semua pengunjung berdecak kagum.



Masjid Badshahi, Tambang Garam Khewra

Tambang garam Khewra diceritakan ditemukan oleh Alexander the Great ketika sedang menaklukkan sebagian besar benua Asia dan Afrika, hal ini terjadi pada 326 sebelum masehi. Tambang garam ini merupakan tambang garam kedua terbesar di dunia dengan ukuran panjang sebesar 260 kilometer dan memiliki tinggi 900 meter. Gua dan terowongan di dalam bukit gunung dibagi menjadi 17 lantai dengan 11 lantai dibawah permukaan tanah.

Salt Mines Khewra
Cerita penemuan tambang garam inipun terbilang unik, ketika pasukan Alexander the Great berhenti sejenak di Pakistan, para kuda prajurit mulai menjilati bebatuan diatas permukaan tanah. Para prajurit pun penasaran dan mulai menjilati berbatuan dan menemukan bahwa bebatuan tersebut terasa asin. Pada saat ini, 2000 tahun setelah tambang garam Khewra ditemukan, bagian dalam tambang tersebut sangatlah indah. Dipenuhi dengan pencahayaan yang sempurna dan arsitektur yang menawan.

Tambang Garam Khewra
Salah satu arsitektur yang terkenal di tambang garam Khewra ialah Masjid Badshahi yang dilengkapi dengan menara yang terbuat dari garam. Terdapat pula miniatur Tembok Besar Cina, Mall Road of Murree, Bukit Lahore Shimla, dan Minar-e-Pakistan di Lahore, semua miniatur tersebut dibuat dengan menggunakan batuan garam. Menarik bukan? Mungkin ikan asin pun dijual di sana. Hehe.



Happy Traveling!

Monday, October 19, 2015

Uniknya Taman Batu Nek Chand Saini di India


Nek Chand Saini, sebuah taman batu unik yang berangkat dari sebuah hobi.


Salah Satu Patung Menari di Nek Chand Saini

Nek Chand Saini merupakan sebuah taman batu yang terletak di Chandigarh, bagian utara India. Taman batu ini terkenal karena patung-patung bahkan arsitektur taman hampir semuanya terbuat dari batu dan terlihat sangat indah. Patung-patung tersebut pun memiliki jumlah yang banyak, berwarna-warni, dan terdiri dari banyak bentuk.

Patung Kuda di Nek Chand Saini
Awalnya, taman batu ini berasal dari hobi seorang pegawai pemerintah, Nek Chand, yang suka mengoleksi batu dibelakang kantornya. Ia memulai hobinya pada tahun 1957 dan menjadi serius pada tahun 1960 ketika Ia mulai merancang batu-batuan dengan sampah yang dikumpulkannya menjadi sebuah karya seni.

Air Terjun Nek Chand Saini
Walaupun secara hukum taman batu yang dibuat oleh Nek Chand adalah ilegal pada masa itu, namun ketika Nek Chand memperlihat pada atasannya di pemerintahan, mereka memberikan izin agar Ia melanjutkan kegiatannya. Pada tahun 1970, Nek Chand berhenti dari pemerintahan dan mempekerjakan orang untuk membantunya membangun taman batu yang dinamakan Nek Chand Saini.

nek Chand Saini
Nek Chand memiliki Inspirasi yang tak terbatas dalam membangun taman batunya. Mulai dari patung-patung orang menari diatas potongan ubin berwarna, binatang-binatang berwarna-warni bahkan jalanan yang dibuat pun menggunakan ubin bekas yang penuh warna. Menciptakan atmosfir riang dan penuh warna bagi para pengunjung yang datang. Nek Chand Saini menjadi sebuah pameran seni gratis bagi penduduk lokal serta para turis dari berbagai dunia.

Jalan Setapak Nek Chand Saini

Happy Traveling!