Kisah 47 ronin merupakan
salah satu kisah paling terkenal di Jepang, para prajurit ronin tersebut
dimakamkan di kuil Sengaku Ji.
![]() |
| Kuil Sengaku Ji |
Kisah 47 ronin (dalam buku sejarah Jepang dikenal dengan nama “Tragedi Ako” dan dalam kisah fiksi
dikenal dengan “Chusingura”),
merupakan kisah yang menyiratkan sebuah kehormatan sebagai Bushido tidak hanya dalam
dunia samurai, tapi juga bagian dari identitas nasional Jepang. Kisah ini
dimulai ketika Asano Naganori, tuan dari sekawanan samurai, diperintah
oleh kaisar Tokugawa untuk melakukan sepukku (bunuh
diri) karena terlibat pertengkaran dan menyerang seorang pejabat tinggi istana
yang bernama Kira Kozukenosuke Yoshinaka.
![]() |
| Makam Asano Naganori |
Hal ini membuat kawanan samurai tersebut kehilangan pemimpin dan membuat
status mereka sebagai ronin, karena
samurai adalah ‘pelayan’ bagi sang tuan. Pada bulan Desember 1703, ke-47 ronin
tersebut menarik diri dari kehidupan normal mereka dan meluncurkan serangan kejutan yang diarah
ke benteng Yoshinaka. Mereka berhasil membunuh Yoshinaka, namun sebagai samurai
sejati mereka menyerahkan diri kepada pihak berwenang dan dijatuhi hukuman
untuk melakukan sepukku.
![]() |
| Deretan Makam 47 Ronin |
Para ke-47 ronin tersebut dimakamkan di kuil Sengaku Ji bersama tuan
mereka, Asano Naganori. Kuil tersebut masih ramai dikunjungi oleh wisatawan
untuk menghormati para ronin.
Happy Traveling!



No comments:
Post a Comment